About

free counters

Sabtu, 07 April 2012

Media Eosin Methilene Blue

Posted by Maksum Al-Rasyid on 23.42


Media EMB adalah media selektif untuk bakteri gram negatif. Media ini adalah campuran dari dua zat warna, yaitu eosin dan metilen blue dalam rasio 6:1.

Kegunaan : Untuk mengisolasi dan mendeteksi Enterobacteria patogen
Komposisi (tiap 1 liter):
  • Pepton                                           10,0 gram
  • Dikalium Hidrogen fosfat               2,0   gram
  • Laktosa                                          5,0   gram
  • Sukrosa                                           5,0   gram
  • Eosin yellowish                               0,4   gram
  • Metilen blue                                    0,07 gram
  • Agar-agar                                        13,5 gram
Cara Pembuatan
Alat     :   
  • Pipet tetes
  • Pipet ukur
  • Neraca/ timbangan
  • Waterbath
  • Autoclave
  • Cawan Petri
  • Erlenmeyer
  • Sendok reagen
  • Kertas pH
Bahan  :  
  • Bubuk EMB
  • Aquades 200 ml
  • Kapas
  • KOH

Cara kerja     : 
  • Siapkan alat dan bahan
  • Timbang reagen 7,9 gram (sesuai dengan kebutuhan, berpedoman pada cara pembuatan media yang tertera pada botol reagen
  • Ukur pH aquades 6,8 ± 0,2. Jika pH masih di bawah kebutuhan (<5 / >7) maka tambahkan HCl atau NaOH untuk menetralkan 
  • Bahan yang telah ditimbang dilarutkan di dalam aquades 200 ml lalu diaduk. Karena tidak semua bahan langsung larut maka digunakan waterbath untuk melarutkannya
  • Larutan yang telah larut kemudian disterilkan dalam autoclave selama 15 menit setelah mencapai suhu 121oC
  • Setelah 15 menit larutan dikeluarkan dari autoclave dan dituang ke dalam 10 plate yang telah disiapkan
  • Plate yang telah diisi media kemudian disimpan sampai dingin dam padat kemudian disimpan dalam lemari es
Pertumbuhan yang khas pada media :
Media EMB mempunyai keistimewaan mengandung laktosa dan berfungsi untuk memisahkan bakteri yang memfermentasikan laktosa seperti E.coli, dengan bakteri yang tidak memfermentasi laktosa seperti S. aureus, Pseudomonas aeruginusae, dan Salmonella.
Bakteri yang memfermentasi laktosa menghasilkan koloni dengan intiberwarna gelap dengan kilap logam, sedangkan mikroba lain yang dapat tumbuh koloninya tidak berwarna.
Fermentasi laktosa menghasilkan asam, hal ini mendorong penyerapan zat warna oleh koloni, yang sekarang berwarna ungu-hitam. Bakteri yang tidak memfermentasi laktosa dapat meningkatkan pH oleh deaminasi protein, hal ini menyebabkan pewarna tidak diserap sehingga tidak berwarna.

0 komentar:

Poskan Komentar

  • RSS
  • Delicious
  • Digg
  • Facebook
  • Twitter
  • Linkedin

Search Site

 
  • Widget Islami


    Warna background


    music