About

free counters
  • MUHAMMAD MAKSUM AL-RASYID

    Welcome to my Blog

  • MUHAMMAD MAKSUM AL-RASYID

    Please read as much....

  • MUHAMMAD MAKSUM AL-RASYID

    I hope my post is useful for you.....

  • MUHAMMAD MAKSUM AL-RASYID

    Thanks you for reading my blog...

Senin, 04 Juni 2012

Bakteri Asam Laktat

Posted by Unknown on 08.41

Bakteri asam laktat merupakan kelompok bakteri yang termasuk dalam filum Firmicute. Bakteri yang termasuk dalam kelompok ini adalah Carnobacterium, Enterococcus, Lactobacillus, Lactococcus, Lactosphaera, Leuconostoc, Melissococcus, Oenococcus, Pediococcus, Streptococcus, Tetragenococcus, Vagococcus dan Weissella (Jay, 1992). Kelompok bakteri ini termasuk bakteri Gram positif, tidak berspora, tidak berpigmen mesofil, serta  berbentuk kokus dan batang. Bakteri ini dapat hidup pada temperatur antara 5 – 50 ºC dan bersifat katalase negatif (Perry et al., 1997).
Nama bakteri asam laktat diperoleh dari kemampuannya dalam memfermentasi gula menjadi asam laktat. Bakteri asam laktat juga terdapat dalam tubuh manusia sebagai flora normal tubuh (Prescott et al., 2002). Selain pada manusia, bakteri ini juga dapat ditemukan pada produk sayuran dan susu. Habitat bakteri tersebut dapat dilihat pada Tabel 1.
Tabel 1  Habitat Bakteri Asam Laktat (Perry et al., 1997)
Habitat
Kelompok Bakteri
Aktivitas atau produk
Produk sayuran
Streptococcus spp.,
Lactobacillus plantarum
Pikel, sauerkraut


Produk susu
Streptococcus lactis,
Lactobacillus casei,
L. acidophilus,
L. delbrueckii,
Leuconostoc mesentroides,
L. lactis


Keju, susu, yoghurt
Sistem pencernaan
(oral dan usus)
Streptococcus salivarus,
S. mutans, dan
 Lactobacillus salivarus
Streptococcus faecalis
Flora normal,
dental caries

Patogen pada saluran urin
Vagina mamalia
Streptococcus spp.,
Lactobacillus spp.
Flora normal

Wucheria brancofti (Filariasis/elephantiasis)

Posted by Unknown on 03.54

Klasifikasi
Kingdom  : Animalia
Phylum  : Nematoda
Class  : Secernentea
Order  : Spirurida
Suborder  : Spirurina
Family  : Onchocercidae
Genus  : Wuchereria

      Cacing ini menyebabkan penyakit disebut “Elephantiasis”, karena pembengkakan yang luar biasa pada bagian tubuh manusia (terutama kaki). Penyakit ini juga disebut “filariasis” yang menyerang orang daerah Afrika Tengah, delta sungai Nile, Turki, India, Asia Tenggara, India Timur, Kepulauan Oceania, Australia dan Amerika Selatan. Filariasis menyebabkan gangguan fisiologi yang besar pada tentara Amerika yang bertugas di Pasifik pada Perang Dunia ke II. Cacing berukuran panjang 40 mm dan diameter 100 mm pada cacing jantan; cacing betina panjang 6-10 cm dan diameter 300 mm.


Daur hidup
      Cacing betina bersifat ovovivipar dan mengeluarkan ribuan mikrofilaria disekitar cairan limfe. Mikrofilaria kemudian bergerak kedalam jaringan, tetapi kebanyakan terikut aliran darah melalui duktus thoracalis. Secara periodik mikrofilaria berada dalam sistem darah perifer dan kemudian menghilang dari lokasi tersebut. Jumlah paling besar ditemukan mikrofilaria dalam darah perifer adalah pada malam hari jam 10 sampai jam 2 pagi. Pada waktu itulah nyamuk menghisap darah penderita sehingga banyak mikrofilaria terbawa oleh nyamuk tersebut. Di dalam saluran pencernaan nyamuk selama 2-6 jam, kemudian menembus dinding lambung menuju menuju otot bagian dada nyamuk dan mengalami moulting, 2 hari kemudian mengalami fase ke 2 dan berada berbagai organ. Kemudian berkembang menjadi bentuk filaria (filariform), filaria muda dengan ukuran 1,4-2 mm dan merupakan bentuk infektif ini bergerak melalui aliran darah nyamuk menuju labium atau proboscis dan akan mengeluarkan filaria pada waktu nyamuk menggigit kulit manusia dan mencapai pembuluh darah limfe akan menjadi dewasa.

Hospes intermedier
      Nyamuk dalam genus: - Anopheles, Aedes, Culex, Mansonia. Nyamuk tersebut pada umumnya menghisap darah pada waktu malam hari.

Patologi
      Pathogenesis dari filariasis sangat bergantung pada reaksi radang dan respon imun dan hal tersebut juga bergantung pada respon terhadap cacing dewasa terutama cacing betina. Ada 3 fase gejala klinis yaitu:
-          fase inkubasi
-          fase akut atau fase inflamatory (pembengkakan)
-          Fase obstruksi atau fase komplikasi yang disebabkan oleh lympoedema kronik.
Fase inkubasi adalah fase antara waktu infeksi sampai terlihatnya mikrofilaria dalam darah. Fase tersebut biasanya tidak terlihat gejala tetapi akan terlihat pembengkakan pada kelenjar limfe yang disertai demam ringan.
 Fase akut inflamasi kemudian terlihat waktu cacing betina mencapai kedewasaan dan mulai mengeluarkan mikrofilaria. Pembengkakan kelenjar limfe terjadi pada separo bagian bawah tubuh disertai demam dan toksemia. Kelenjar limfe yang terkena akan membengkak dan sakit. Gejala yang sering dijumpai adalah “inguinal limfadenitis” (pembengkakan kelenjar limfe daerah inguinal), “orchitis” (pembengkakan scrotum disertai rasa sakit), “hydrocele” (cairan limfe masuk kedalam tunica vaginalis testis), “epdedymitis”(pembengkakan epidedymis). Kondisi tersebut disebut dengan elephantiasis, dimana penderita akan mengalami demam sampai mencapai suhu 40oC dalam selang waktu beberapa jam sampai hari. Perubahan pada tingkat histologi akan terlihat proliferasi sel pada daerah limfatik dengan adanya infiltrasi sel leukosit seperti polymorfonuklear dan eosinofil disekitar limfatik dan vena. Sel radang yang paling banyak dijumpai adalah limposit, sel plasma dan eosinofil. Terbentuk abces mengelilingi cacing yang yang mati yang diikuti infeksi sekunder oleh bakteri. Mikrofilaria akan menghilang dari sirkulasi darah perifer selama atau setelah fase akut.
Fase obstruksi ini sangat nyata ditandai dengan varices pada scrotum, hydrokel dan elephantiasis. Varices limfe adalah “varicose” saluran limfe, dimana cairan limfe tidak dapat mengalir kembali karena terbendung oleh cacing sehingga saluran tersebut membesar/melebar, menyebabkan “chyluria” (cairan limfe dalam urine) yang merupakan gejala khas pada penyakit filariasis. “chyle” tersebut menyebabkan uruine berwarna keputihan seperti susu, dan kadang ada warna kemerahan karena darah juga sering dijumpai. Pada kondisi obstruksi kronis daerah yang menderita akan terisi oleh jaringan ikat atau jaringan parut (scar), setelah pembengkakan selesai. Tetapi kadang cacing yang mati diselimuti oleh jaringan keras (mengalami kalsifikasi).
Bilamana terjadi infeksi berulang pada fase akut inflamasi ini, maka proses elephantiasis ini kembali terjadi. Hal ini disebut “limfadenitis kronis”, banyak jaringan ikat terbentuk sehingga kulit mengalami penelbalan. Pada pria organ yang mengalami elephantiasis adalah scrotum, kaki dan tangan. Pada wanita pada kaki dan tangan, sedangkan pada vulva dan payudara kadang menderita. Organ yang mengalami elephantoid biasanya terdiri jaringan ikat, jaringan granulomatif dan lemak. Kulit menjadi menebal dan pecah-pecah, infeksi sekunder oleh bakteri dan jamur dapat terjadi. Mikrofilaria pada daerah tersebut tidak ditemukan.
Diagnosis
            Dengan menemukan mikrofilaria dalam darah adalah disgnosis yang tepat. Dengan menggunakan ulas darah tebal dilakukan pada saat cacing muda berada dalam darah perifer. Dengan radiasi sinar x, dapat melihat cacing yang mati mengalami kalsifikasi. Filariasis perlu diwaspadai bila penderita menunjukkan gejala setelah 3 bulan baru datang di daerah endemik.

Pengobatan
- diethylcarbamazin
-          Metronidazole
Pada kaki yang membengkak dapat dilakukan pembalutan yang ketat untuk menekan cairan limnfe keluar dari daerah yang membesar. Hal tersebut secara perlahan dapat mengecilkan pembesaran daerah tersebut hingga mendekati normal, tetapi bila sudah terbentuk jaringan ikat (kronis), susah dapat kembali normal. Dengan jalan operasi pengambilan jaringan elephantoid dapat dilaksanakan.
Pencegahan utama ialah menghindari gigitan nyamuk didalam daerah endemik. Penggunaan repelant, obat nyamuk dan sebagainya harus dilakukan bila orang datang ke daerah endemik.

Parasit yang mirip
            Brugia malayi, dilaporkan mirip dengan W. brancofti, baik gejala yang ditimbulkan maupun daur hidupnya. Parasit ini menyerang orang daerah India, Indonesia, Asia Tenggara, Filipina dan Srilangka. Ukuran cacing hanya separo dari W. bracofti.
 

Onchocerca volvulus

Posted by Unknown on 03.18


            Infeksi cacing ini telah dilaporkan di daerah Afrika, Arab, Guatemala, Meksiko, Venezuela dan Colombia.  

Klasifikasi
Kingdom: Animalia
Phylum: Nematoda
Class: Secernentea
Order: Spirurida
Family: Onchocercidae
Genus: Onchocerca
Species: O. volvulus
   
Morfologi
Ukuran cacing betina 33-50mm x 270-400mikron
Ukuran cacing jantan 19-42mm x 130 mikron
Bentuknya seperti kawat putih, transparan
Cacing betina mengeluarkan mikrofilaria dalam  jaringan subkutan, kemudian meninggalkan jaringan subkutan menuju kulit.
Ukuran mikrofilaria 285x6 mikron tidak bersarung dan bagian kepala dan ekor tidak ada inti
 
Daur hidup

            Cacing dewasa berlokasi dibawah kulit dan akan terbentuk kapsula karena reaksi tubuh hospes. Bilamana berlokasi dekat tulang seperti persendian atau diatas tulang kepala, nodule yang permanen akan terjadi.
            Mikrofilaria berada dalam kulit kemudian terhisap oleh lalat penghisap darah/lalat hitam/bleck fly (Simulium damnosum) sebagai hospes intermedier. Bagian mulut lalat tidak menembus terlalu dalam, berisi cairan kental yang penuh dengan mikrofilaria. Fase pertama dari larva cacing bergerak dari saluran cerna lalat ke otot dada. Kemudian mengalami moulting yang kemudian moulting lagi menjadi larva infektif menjadi bentuk filaria (filariform), filaria muda bergerak kearah mulut lalat dan akan menginfeksi hospes definitif baru. Filaria tumbuh menjadi dewassa tinggal dibawah kulit selama kurang dari 1 tahun. Cacing biasanya berpasangan. Cacing yang berada dibawah kulit atau dibawah kulit yang lebih dalam akan memproduksi mikrofilaria. Mikrofilaria kemudian menginvasi kepermukaan kulit dan akan terhisap oleh hospes intermedier.

Patologi
Ada dua hal yang menyebabkan efek patologi yaitu: cacing dewasa dan mikrofilaria. Dari kedua bentuk cacing tersebut, bentuk cacing dewasa tidak begitu patogenik dan bahkan kadang tidak menunjukkan gejala sakit. Tetapi pada kondisi yang buruk cacing didalam subkutan membentuk nodule disebut “Onchocercomas”, terutama yang menetap didekat tulang. Didaerah Amerika Tengah kebanyakan penderita terdapat nodule diantara tulang rusuk dan paha dan juga didaerah leher dan kepala. Nodule tersebut berbentuk benigna dan relatif tidak sakit. Jumlah nodule berfariasi dari hanya satu sampai ratusan. Nodule tersebut terutama berisi jaringan serabut kolagen yang mengelilingi beberapa cacing dewasa. Nodule akan mengalami degenerasi dapat membentuk abses atau kalsifikasi.
Hadirnya mikrofilaria didaerah kulit menyebabkan dermatitis yang berat yang menyebabkan reaksi alergik dan efek toksik disebabkan matinya cacing muda. Gejala pertama adalah gatal-gatal yang menyebabkan luka dn terinfeksi oleh bakteri (infeksi sekunder). Kemudian diikuti dispigmentasi kulit lokal atau lebih luas, kemudian diikuti penebalan kulit dan kulit menjadi pecah-pecah. Gejala menyerupai avitaminosis A, hal tersebut diduga parasit berkompetisi dengan metabolisme vitamin A.
Gejala yang lebih lanjut kulit kehilangan elastisitasnya. Depigmentasi berkembang menjadi daerah yang lebih luas terutama daerah kaki. Hal tersebut dapat dikelirukan dengan penyakit lepra. Pada kondisi yang lebih buruk lagi bila terjadi komplikasi dimana mikrofilaria mencapai kornea. Hal tersebut dalat menimbulkan inflamasi pada sklera atau bagian putih dari bola mata. Kemudian diikuti penimbunan jaringan ikat yang mengakibatkan vaskularisasi dari kornea yang dapat mengganggu penglihatan. Terjadinya penimbunan jaringan ikat (fibrous tissue) mengakibatkan pasien buta total.
Diagnosis
            Diagnosis yang akurat dengan menemukan mikrofilaria dalam kulit. Hal tersebut dilakukan dengan mengambil sepotong kulit dengan gunting (daerah mana saja) kemudian ditaruh diatas slide kaca dan diberi tetesan garam fisiologis kemudian diperiksa dibawah mikroskop akan terlihat mikrofilaria. Diagnosis lebih spesifik dan sensitif juga dapat dilakukan dengan sistem imunodiagnostik dengan menggunakan haemaglutination tes.

Pengobatan
            Ada dua bentuk pengobatan yaitu dengan operasi dan kemoterapi. Eksisi nodule didaerah kepala dapat mengurangi terjadinya invasi mikrofilaria kedaerah mata dan mengurangi infeksi baru dalam populasi.
Pengobatan dengan “suramin” dapat membunuh cacing dewasa sehingga dapat menghilangkan mikrofilaria. Nodule harus diambil karena cacing yang mati karena pengobatan dapat menimbulkan abses pada nodul tersebut. “Dietilkarbamazin” dapat membunuh mikrofilaria dengan cepat tetapi tidak membunuh cacing dewasa. Tetapi bila mikrofilaria mati dengan cepat maka mikrofilaria yang mati akan menimbulkan reaksi tubuh dan kulit dapt mengkerut. Disamping itu dapat terjadi shock anapilaktik yang disebabkan oleh reaksi tubuh terhadap cacing yang mati tersebut. Obat ini lebih baik diberikan bersama antihistamin atau cortison untuk mencegah efek samping sehingga memperoleh hasil yang baik.
Pencegahan dapat dilakukan dengan memberantas hospes intermedier lalat Simulium sp. Pemebrantasan dilakukan dengan insektisida yang sesuai.

Minggu, 03 Juni 2012

winged angels and dragons

Posted by Unknown on 01.10


Yang mau foto ini dalam program Photoshop klik disini,,,


Yang mau foto ini dalam program Photoshop klik disini



Yang mau foto ini dalam program Photoshop klik disini
Thank you...^_^

Rabu, 30 Mei 2012

Penggunaan Augmented Reallity

Posted by Unknown on 17.45


a.       Kesehatan

Bidang ini merupakan salah satu bidang yang paling penting bagi sistem realitas tertambah. Contoh penggunaannya adalah pada pemeriksaan sebelum operasi, seperti CT Scan atau MRI, yang memberikan gambaran kepada ahli bedah mengenai anatomi internal pasien. Dari gambar-gambar ini kemudian pembedahan direncanakan. Realitas tertambah dapat diaplikasikan sehingga tim bedah dapat melihat data CT Scan atau MRI pada pasien saat pembedahan berlangsung. Penggunaan lain adalah untuk pencitraan ultrasonik, di mana teknisi ultrasonik dapat mengamati pencitraan fetus yang terletak di abdomen wanita yang hamil.

b.      Manufaktur dan reparasi

 

Bidang lain di mana realitas tertambah dapat diaplikasikan adalah pemasangan, pemeliharaan, dan reparasi mesin-mesin berstruktur kompleks, seperti mesin mobil. Instruksi-instruksi yang dibutuhkan dapat dimengerti dengan lebih mudah dengan realitas tertambah, yaitu dengan menampilkan gambar-gambar tiga dimensi di atas peralatan yang nyata. Gambar-gambar ini menampilkan langkah-langkah yang harus dilakukan untuk menyelesaikannya dan cara melakukannya. Selain itu, gambar-gambar tiga dimensi ini juga dapat dianimasikan sehingga instruksi yang diberikan menjadi semakin jelas.
Beberapa peneliti dan perusahaan telah membuat beberapa prototipe di bidang ini. Perusahaan pesawat terbang Boeing tengah mengembangkan teknologi realitas tertambah untuk membantu teknisi dalam membuat kerangka kawat yang membentuk sebagian dari sistem elektronik pesawat terbang. Kini, untuk membantu pembuatannya teknisi masih menggunakan papan-papan besar yang perlu disimpan di beberapa gudang penyimpanan yang terpisah. Menyimpan instruksi-instruksi pembuatan kerangka kawat ini dalam bentuk elektronik dapat menghemat tempat dan biaya secara signifikan.

c.       Hiburan

Bentuk sederhana dari realitas tertambah telah dipergunakan dalam bidang hiburan dan berita untuk waktu yang cukup lama. Contohnya adalah pada acara laporan cuaca dalam siaran televisi di mana wartawan ditampilkan berdiri di depan peta cuaca yang berubah. Dalam studio, wartawan tersebut sebenarnya berdiri di depan layar biru atau hijau. Pencitraan yang asli digabungkan dengan peta buatan komputer menggunakan teknik yang bernama chroma-keying.
Princeton Electronic Billboard telah mengembangkan sistem realitas tertambah yang memungkinkan lembaga penyiaran untuk memasukkan iklan ke dalam area tertentu gambar siaran. Contohnya, ketika menyiarkan sebuah pertandingan sepak bola, sistem ini dapat menempatkan sebuah iklan sehingga terlihat pada tembok luar stadium.

d.      Pelatihan Militer

Kalangan militer telah bertahun-tahun menggunakan tampilan dalam kokpit yang menampilkan informasi kepada pilot pada kaca pelindung kokpit atau kaca depan helm penerbangan mereka. Ini merupakan sebuah bentuk tampilan realitas tertambah. SIMNET, sebuah sistem permainan simulasi perang, juga menggunakan teknologi realitas tertambah. Dengan melengkapi anggota militer dengan tampilan kaca depan helm, aktivitas unit lain yang berpartisipasi dapat ditampilkan.
Contohnya, seorang tentara yang menggunakan perlengkapan tersebut dapat melihat helikopter yang datang. Dalam peperangan, tampilan medan perang yang nyata dapat digabungkan dengan informasi catatan dan sorotan untuk memperlihatkan unit musuh yang tidak terlihat tanpa perlengkapan ini


e.       Peta
·         Peta dalam Ponsel Pintar

Ada dua aplikasi yang dipakai untuk dapat menikmati sensasi realitas tertambah melalui ponsel pintar, yaitu:
o   Wikitude
Wikitude Merupakan aplikasi  Travelling yang berfungsi sebagai pemandu  atau penentu lokasi yang menggabungkan teknologi  informasi lokasi dari GPS dan location-based Wikipedia,ditambah konten dari situs informasi perjalanan Qype. Dengan Wikitude, pengguna cukup mengarahkan kamera ponsel ke suatu obyek, misalnya sebuah anda berkunjung ke sebuah  pantai, anda cukup mengarahkan kamera ponsel ke lokasi tersebut maka Wikitude akan menampilkan data-data pantai  tersebut, meliputi nama, lokasi,kedalaman,dan juga informasi lain sebagai overlay.


o   Pocket Universe: Virtual Sky Astronomy
Aplikasi iPhone ini berguna untuk belajar astronomi, Pocket Universe: Virtual Sky Astronomy Ini memuat data 10 ribu bintang, fase-fase bulan ,88 konstelasi bintang, sampai hujan meteor. Pengguna Cukup mengaraahkan kamera iPhone ke langit malam yang cerah, Pocket Universe akan menampilkan informasi tentang bintang atau planet yang sedang anda amati disertai informasi-informasi lain sebagai overlay
·         Peta Interaktif
ESRI telah menuntaskan sebuah prototype peta interaktif menggunakan teknologi Augmented Reality yang merupakan kombinasi ESRI’s ArcGIS API for Silverlight dengan open source Silverlight Augmented Reality Toolkit dari Microsoft.
Seperti yang Anda lihat pada gambar diatas, atau selengkapnya pada video di akhir posting ini, peta hasil cetakan yang ditampilkan di depan webcam, maka peta 3D interaktif bisa muncul di layar komputer. Anda juga bisa melakukan zoom in dan zoom out pada peta yang nyatanya hanya ada di tangan Anda tersebut.

Program Augmented Reality

Posted by Unknown on 17.26


  1. Tracking

Augmented Reality sebuah Mini Cooper.

Dalam pengembangan AR, masalah sulit yang dihadapi adalah masalah lokasi dan orientasi. Oleh karenanya banyak AR sistem digabungkan dengan VR sistem. Namun masalah drift, lag, maupun error yang tadinya dapat ditolerir dalam sistem VR, justru menyebabkan masalah pada saat user akan menggabungkan image virtual ke image dunia nyata. Beberapa software macam Intersense IS-300 dan InterTrax2 juga pernah diujicobakan pada AR, namun keduanya masih tidak begitu akurat. 3rdTech belum lama ini memperkenalkan UNC Hi-Ball optical tracker, yang mempergunakan multiple IR sensors untuk mendeteksi berbagai macam resource. Salah satu pendekatan untuk meningkatkan hasil tracking adalah mempergunakan estimasi dan prediksi. Dengan estimasi lokasi dan orientasi yang tepat serta prediksi yang baik pula, kita dapat mengurangi dynamic error dan mengkompensasi sistem yang mengalami delay. Dari hasil beberapa penelitian, peneliti menemukan bahwa hybrid sistem yang menggabungkan GPS, magnetic, inertial, dan vision tracking dapat memberikan hasil tracking paling baik untuk diaplikasikan dengan AR.

  1. Calibration

Augmented Reality robot.

Kalibrasi dan registrasi tampilan merupakan masalah terbesar kedua dalam AR. Tampilan parameter untuk membuat dunia maya harus sesuai dengan tampilan dunia nyata. Error yang sangat kecil, walau seukuran satu pixel pun dapat dideteksi dengan berbagai keadaan. Secara singkat, lebih mudah menghasilkan image pada Monitor atau Video See pada sistem. Kalibrasi merupakan suatu proses yang sangat rumit dan memerlukan keahlian. Sampai saat inipun sistem pengkalibrasian dan registrasi tampilan masih merupakan topik hangat yang dibahas oleh para peneliti melalui kajian langsung, website, dan sebagainya.

  1. Interaction

Interaksi pada Augmented Reality.

Interaksi antara dunia virtual dengan dunia nyata juga merupakan masalah dalam sistem AR. Interaksi yang dimaksudkan adalah melihat bagaimana dua dunia bersatu di dalam simulasi VE. AR User interfacenya kini sudah memberikan opsi tambahan untuk memberikan solusi. Benda-benda dan alat-alat kini dapat dipergunakan sebagai kontrol dan feedback yang diterima dapat dipergunakan untuk meningkatkan sistem kontrolnya di masa mendatang. Masalah selanjutnya yang masih berusaha diselesaikan adalah masalah benda-benda virtual yang terkadang dikaburkan dan dihilangkan oleh benda-benda real pada saat ditampilkan melalui proyektor berbasis AR. Untung saja Kiyoshi Kiyokawa dari Laboratorium Penelitian Komunikasi Jepang berhasil menciptakan optical see-through HMD yang mempergunakan LCD kedua untuk memblokir cahaya dari dunia nyata sehingga benda-benda virtual dapat ditampilkan secara jelas tanpa efek ghost.

  • RSS
  • Delicious
  • Digg
  • Facebook
  • Twitter
  • Linkedin

Search Site

 
  • Widget Islami


    Warna background


    music